Dinas PMD HST Percepat Penyediaan Lahan Koperasi Desa Merah Putih

Admin Banua News Media

25/02/2026

2
Min Read

BANUANEWSMEDIA.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus mematangkan program strategis daerah melalui percepatan penyediaan lahan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Upaya tersebut dibahas dalam rapat penyusunan laporan perkembangan penyediaan lahan yang melibatkan lintas sektor, Selasa (24/2/2026).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Edy Rahmawan, mengatakan rapat ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan administrasi, legalitas, serta dukungan teknis dari masing-masing perangkat daerah.

“Rapat ini bertujuan untuk melakukan evaluasi dan pemutakhiran data progres penyediaan lahan KDMP, sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan dan target yang telah ditetapkan,” ujar Edy Rahmawan, Rabu (25/2/2026).

Rapat tersebut dilaksanakan bersama Kodim 1002/HST, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) HST, serta Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM HST. Kolaborasi ini dinilai sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan program penguatan ekonomi desa.

Menurut Edy, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa, terutama dalam mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan warga. Oleh karena itu, aspek legalitas lahan menjadi perhatian utama agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Penyediaan lahan harus clear and clean, baik dari sisi administrasi maupun status kepemilikan. Kami ingin memastikan koperasi yang dibentuk memiliki fondasi yang kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, DPMD HST juga terus melakukan pendampingan kepada pemerintah desa dalam proses identifikasi dan penetapan lokasi lahan. Data yang dihimpun akan disinkronkan dengan dokumen perencanaan desa, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).

Selain itu, keterlibatan perangkat daerah teknis diperlukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, termasuk aksesibilitas, potensi pengembangan usaha, serta keterpaduan dengan program pemberdayaan ekonomi lainnya.

Edy menambahkan, program KDMP tidak hanya berorientasi pada pembentukan koperasi secara administratif, tetapi juga pada penguatan kapasitas pengelolaan dan tata kelola usaha yang profesional.

“Kami ingin koperasi ini benar-benar hidup dan berkembang, bukan hanya berdiri di atas kertas. Karena itu, sinergi antarinstansi sangat diperlukan agar seluruh aspek, mulai dari lahan, permodalan, hingga pembinaan usaha dapat terintegrasi,” pungkasnya.

Melalui koordinasi yang intensif, Pemerintah Kabupaten HST optimistis penyediaan lahan Koperasi Desa Merah Putih dapat segera rampung sesuai target, sehingga mampu mempercepat penguatan ekonomi desa dan mendorong terwujudnya desa mandiri di Bumi Murakata. (BNM)

Leave a Comment

Related Post