BANUANEWSMEDIA.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus berkomitmen memprioritaskan program-program yang berkaitan dengan keagamaan. Dalam masa kepemimpinan Bupati HST Samsul Rizal dan Wakil Bupati Gusti Rosyadi Elmi, Sepanjang tahun 2025 Pemkab HST jalankan berbagai program keagamaan dengan total anggaran Rp16.702.766.518.
Komitmen ini merupakan bentuk perwujudan visi misinya dalam mewujudkan perubahan sosial masyarakat menuju masyarakat adaptif, berdaya saing, dan berkualitas hidup tinggi yang religius berbudaya.
Berdasarkan data dari Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah HST, anggaran sekitar Rp16 miliar yang telah digelontorkan tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan, diantaranya Safari Ramadhan, Safari Maulid, Tabligh Akbar, Apresiasi, Fasilitasi, Pembayaran Insentif Guru Agama Keliling Non PNS/Ulama, Lomba Maulid Al Habsyi & Lomba Khat, Hibah, hingga Beasiswa.

Gelontorkan Hibah Rp8,4 Miliar Kepada 54 Lembaga di Kabupaten HST, PSDKU jadi Harapan Baru
Pemkab HST dibawah kepemimpinan Bupati Samsul Rizal dan Gusti Rosyadi Elmi sangat peduli dengan peningkatan SDM dan lembaga-lembaga sosial yang ada di HST. Tercatat, Pemkab HST menggelontorkan anggaran sebesar Rp8.473.000.000 untuk bantuan hibah kepada 54 lembaga.
Belanja hibah sebesar Rp8.473.000.000 tersebut disalurkan untuk pendirian Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) sebesar Rp2.480.000.000. Hibah kepada MUI, Baznas, dan LPTQ sebesar Rp3.135.000.000. Hibah kepada Organisasi Kemasyarakatan, Pondok Pesantren, dan Madrasah sebesar Rp365.000.000, serta hibah untuk Mesjid, Langgar/Mushola, dan Majelis Ta’lim sebesar Rp.2.493.000.000.
“Hibah adalah bentuk komitmen Pemkab HST untuk mendorong pelayanan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berbasis keagamaan dan sosial,” ungkap Bupati Samsul Rizal
Bupati Samsul Rizal menegaskan komitmennya dalam hal peningkatan SDM melalui perguruan tinggi hasil kerjasama strategis dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yaitu pendirian PSDKU yang nantinya bertempat di SMPN 17 HST, dan akan mulai beroperasi pada tahun 2026 mendatang. PSDKU ini juga bertujuan mendekatkan akses masyarakat HST khususnya bagi warga yang kurang mampu untuk menempuh perguruan tinggi.

“Melalui PSDKU, mahasiswa HST yang menempuh pendidikan tinggi tidak lagi terbebani dengan ongkos biaya sewa kost dan operasional yang tinggi. Mahasiswa HST bisa tetap tinggal di rumah bersama orang tuanya. Bahkan, kedepan pemerintah daerah akan memberikan beasiswa bagi warga yang kurang mampu. Itu Komitmen kami,” kata Bupati Samsul Rizal.
Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Prof Ahmad menyebut Kabupaten HST sangat layak dijadikan sebagai kabupaten tempat PSDKU dikarenakan merupakan wilayah sentral dan strategis di Banua Anam.
“Semoga kerjasama ini memberikan manfaat besar untuk warga Kalsel, khususnya warga di Kabupaten HST,” ujar Prof Ahmad.
Anggarkan Rp4 Miliar untuk Beasiswa Anak dan Santri, serta Insentif Ustad-Ustadzah

Pemerintah Kabupaten HST juga menaruh atensi khusus untuk pembinaan anak-anak di Bumi Murakata. Pemkab HST gelontorkan Rp4.003.650.000 untuk beasiswa bagi ribuan anak Hafiz Al-Qur’an siswa Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah dengan nilai Rp150.000 perbulan dalam empat tahapan penyaluran.
Kabag Kesra Setda HST, Mukarram menjelaskan, bantuan beasiswa ini diberikan dalam empat tahapan sepanjang tahun 2025.
“Januari-Maret beasiswa diberikan pada 2075 siswa SD dan MI dengan total anggaran Rp1.257.750.000. April-Juni diberikan pada 2756 siswa SD dan MI dengan anggaran Rp1.240.200.000. Juli-September untuk 1676 siswa SD MI dengan anggaran Rp754.200.000. Oktober-Desember untuk 1670 siswa SD MI dengan total anggaran Rp751.500.000,” jelas Mukarram, Selasa (16/12/2025) di ruang kerjanya.

Pemkab HST juga memberikan bantuan beasiswa total Rp500.000.000 pendidikan bagi 10 santri yang menempuh pendidikan ke luar negeri, enam orang ke negara Mesir dan empat orang ke Negara Yaman. Masing-masing bantuan pendidikan yang diterima sebesar Rp50.000.000. Kemudian, Pemkab HST juga memberikan bantuan beasiswa bagi delapan orang HST yang lulus seleksi sebagai mahasiswa, ataupun mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi dengan total bantuan Rp91.000.000.
Sebagai bentuk apresiasi untuk para pembimbing ribuan anak Hafiz Al-Qur’an, Pemkab HST juga memberikan insentif bagi 273 Ustad-Ustadzah dengan besaran Rp200.000 setiap bulannya.
“Total besaran insentif untuk 273 Ustad-Ustadzah pembimbing Hafiz Al-Qur’an sebesar Rp600.600.000,” tambahnya.
Pemkab HST juga pada tahun 2025 ini juga membayar insentif bagi guru agama keliling non PNS/Ulama dengan total anggaran sebesar Rp1.407.200.000
Fasilitasi Kegiatan Haji dan Berikan Penghargaan untuk Qari Qari’ah Berprestasi

Pemerintah Kabupaten HST sangat memahami bahwa Bumi Murakata terkenal dengan masyarakatnya yang religius sehingga kegiatan keagamaan dan fasilitasi pada tahun 2025 ditingkatkan dengan total anggaran sebesar Rp3.034.516.518, diantaranya untuk Tabligh Akbar, fasilitasi kegiatan Haji 2025 dan Pemberian bonus untuk Qari Qariah berprestasi tingkat Kabupaten hingga Nasional.
Sebagai bentuk hadirnya pemerintah daerah kepada jemaah yang melaksanakan ibadah Haji, Pemkab HST menganggarkan Rp488.277.518 untuk mendukung lancarnya kegiatan ibadah haji tahun 2025, diantaranya menyediakan transport untuk keberangkatan dan kepulangan jamaah haji, memberikan kain sasirangan, serta memberangkatkan dua orang petugas haji daerah (PHD) sebagai pembimbing.
“Bupati memberikan bonus kepada Mufidatul Husna sebesar Rp25.000.000 atas capaian terbaik I cabang lomba hafalan Al-Qur’an golongan 5 Juz & Tilawah pada kegiatan seleksi Tilawatil Qur’an & Musabaqah Hadist Nasional XXVIII di Provinsi Sulawesi Tenggara,” kata Mukarram.
Selain itu Pemkab HST juga memberikan uang pembinaan kepada Qari Qariah berprestasi pada MTQ XXXVI tingkat Provinsi Kalsel di Kabupaten Banjar tahun 2025 sebesar Rp82.500.000. Penghargaan juga diterima para Qari Qariah berprestasi pada MTQ XLV tingkat Kabupaten HST tahun 2025 di Kecamatan Hantakan dengan total anggaran Rp192.500.000.
Banyaknya program yang menyentuh sektor keagamaan pada tahun 2025 ini merupakan bukti nyata Bupati HST Samsul Rizal dan Gusti Rosyadi Elmi dalam mendukung kegiatan atau program-program keagamaan secara berkelanjutan. (BNM)











Leave a Comment